Tugas dan Fungsi BAN SM Serta Standar Penilaiannya

Tugas utama BAN SM adalah menjamin mutu pendidikan agar memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Informasi selengkapnya bisa Anda simak ulasan di bawah ini.

BAN SM merupakan kepanjangan dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. Badan ini memiliki tugas dalam menjamin mutu pendidikan dengan melakukan evaluasi, akreditasi, pemantauan terhadap sekolah-sekolah dari tingkat SD-SMA agar memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Kini setiap sekolah wajib melakukan akreditasi. Jika tidak, sekolah Anda bisa mendapatkan sanksi.

Untuk sanksi sekolah yang tidak terakreditasi salah satunya tidak akan mendapatkan dana BOS. Sanksi ini memang sangat tegas karena mutu pendidikan harus terjaga untuk kecerdasan bangsa.

Motto BAN SM

Motto BAN-S/M
Motto BAN-S/M

Jika sekolah Anda belum melakukan akreditasi sebaiknya segera hubungi pihak BAN SM. Email BAN SM yang resmi adalah sekretariat.bansm@kemdikbud.go.id.

Anda bisa mengirimkan email terlebih dahulu untuk sekedar bertanya terkait syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.

Motto BAN SM “profesional, terpercaya, dan terbuka. Makna dari motto tersebut adalah sebagai berikut:

  • Profesional. Maksudnya dalam melakukan akreditasi ini tidak dilakukan oleh sembarang orang. Pelaksanaan adalah mereka yang berkompeten dan berintegritas tinggi.
  • Terpercaya. Untuk makna dari terpercaya sendiri bahwa akreditasi ini dilakukan dengan instrumen yang teruji serta dalam prosesnya sangat adil dan juga objektif. Tujuannya untuk menghasilkan keputusan yang bisa dipertanggungjawabkan.
  • Terbuka. Maknanya dalam proses akreditasi dilakukan dengan cara transparan dimana hasil dari akreditasi tersebut bisa diketahui dan diakses oleh semua pihak.

Tugas dan Fungsi Utama BAN SM

Tugas dan Fungsi Utama BAN SM
Tugas dan Fungsi Utama BAN SM

Untuk tugas BAN-SM sendiri mencakup tiga hal yaitu melakukan sosialisasi kebijakan, merumuskan kebijakan operasional, dan melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah.

Nah, untuk bisa menjalankan tugas-tugas tersebut, badan ini memiliki beberapa fungsi yaitu untuk:

  • Melaksanakan ketatausahaan BAN-S/M
  • Melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah
  • Merumuskan kebijakan akreditasi sekolah/madrasah
  • Menetapkan akreditasi sekolah/madrasah
  • Melaksanakan sosialisasi kebijakan, perangkat, dan kriteria akreditasi sekolah/madrasah
  • Mengevaluasi pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah
  • Mengevaluasi  hasil akreditasi sekolah/madrasah
  • Memberikan rekomendasi mengenai tindak lanjut hasil akreditasi
  • Melaporkan hasil akreditasi sekolah/madrasah yang telah di laksanakan kepada menteri
  • Mengumumkan hasil akreditasi sekolah/madrasah terbuka secara nasional

8 Komponen Standar Nasional Pendidikan Dari BAN SM

8 Komponen Standar Nasional Pendidikan Dari BAN SM
Akreditasi Sekolah

Dalam melaksanakan tugasnya BAN SM dapat mengangkat panitia ad-hoc, tim asesor dan tim ahli sesuai dengan yang dibutuhkannya.

Untuk itu dalam menetapkan komponen instrumen akreditasi disusun atas 8 komponen standar nasional pendidikan yaitu:

1. Standar Isi

Untuk standar isi ini merupakan tingkat kompetensi dan ruang lingkup yang telah tertuang dalam kriteria kompetensi tamatan, silabus pembelajaran, kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, jenis pendidikan, kompetensi mata pelajaran.

Semua standar isi harus terpenuhi dalam proses akreditasi sekolah.

2. Standar Proses

Standar proses merupakan standar nasional pendidikan yang berhubungan erat dengan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan pihak sekolah dalam satu satuan pendidikan dalam hal mencapai standar kompetensi kelulusan.

Proses disini adalah berupa pemberian materi, jam belajar, jam masuk dan pulang dan lainnya.

3. Standar Kompetensi Lulusan

Standar kompetensi lulusan merupakan kualifikasi yang diberikan atas kemampuan lulusan yang dikategorikan dalam hal sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Ketiga kategori ini harus ada dalam standar kompetensi kelulusan dan harus sesuai KBM.

4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Untuk standar pendidikan dan tenaga kependidikan mencakup kualifikasi akademik atau kepemilikan sertifikat profesi.

Selain itu, juga melihat kelayakan baik mental maupun fisiknya, jumlah dan rasio guru, pendidikan dan jabatan tenaga kependidikan serta guru baik itu kepala sekolah, pustakawan, tenaga tata usaha, teknisi, laboran dan lainnya.

5. Standar Sarana dan Prasarana

Untuk standar sarana dan prasarana ini berhubungan dengan kriteria yang dimiliki sekolah tentang ruang belajar, perpustakaan, laboratorium, tempat berolahraga, bengkel kerja, sumber belajar lain, tempat berkreasi dan hal lain yang bisa menunjang pendidikan khususnya dalam bentuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

6. Standar Pengelolaan BAN SM

Standar pengelolaan mencakup hal-hal seperti pelaksanaan, perencanaan dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan baik itu tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki tujuan supaya tercapai efisiensi dan efektifitas dalam menyelenggarakan pendidikan ini.

7. Standar Pembiayaan

Standar pembiayaan meliputi standar yang harus ditetapkan dalam pengaturan komponen dan besarnya biaya operasional yang diberlakukan dalam kurun waktu satu tahun pada satuan pendidikan.

Biaya operasional ini harus dicatat, direncanakan dan ada pelaporannya secara terperinci sesuai standar pembiayaan.

BACA JUGA : Pengertian Akreditasi Sekolah, Sejarah dan Jenis-jenisnya

8. Standar Penilaian Pendidikan

Standar penilaian pendidikan lebih cenderung ke arah prosedur, mekanisme dan instrumen penilaian terhadap hasil pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik.

Hal ini bisa dilihat dari hasil nilai harian, ulangan semester dan prestasi siswa di bidang pendidikan.

Demikian tugas dan fungsi BAN SM beserta dengan standar penilaiannya. Sebuah lembaga pendidikan harus melakukan akreditasi karena ini hukumnya wajib.

Untuk mendaftarkan diri bisa menghubungi telepon, email atau datang langsung ke kantor BAN SM. Informasi website resminya bisa di akses di https://bansm.kemdikbud.go.id.