Syarat-syarat, Iuran dan Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan

Mengetahui Jenis, syarat, Jumlah Iuran, cara pendaftaran hingga bagaimana mengklaim dana BPJS Ketenagakerjaan yang benar dan sesuai dengan peraturan yang ada

Program BPJS Ketenagakerjaan memberi perlindungan pada pekerja sesuai dengan UU No.24 Tahun 2011. Undang-undang tersebut mengatur mengenai Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial yang dahulu lebih dikenal dengan JAMSOSTEK. Saat ini BPJSTK memiliki 4 program jaminan sosial resmi.

4 Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPSJTK

BPJSTK memiliki 4 program jaminan sosial ketenagakerjaan yang melindungi pekerja dan berstatus sebagai badan hukum publik.

Keempat program tersebut adalah Jaminan Hari Tua, Pensiun, Kecelakaan Kerja, dan Kematian.

1. Jaminan Pensiun

Jaminan Pensiun

Jaminan pensiun bertujuan agar peserta tetap memiliki penghasilan setelah memasuki usia pensiun. Penghasilan diberikan berupa uang tunai yang langsung diserahkan kepada peserta begitu waktu pensiun tiba, sampai meninggal dunia.

Uang dari jaminan pensiun ini tetap akan diterima apabila peserta telah meninggal dunia. Dengan syarat pasangan yang ditinggalkan berstatus duda/janda kemudian didaftarkan sebagai ahli waris resmi di BPJSTK. Penghasilan ini bisa diterima sampai ahli waris menikah lagi atau meninggal.

Apabila ahli waris bukan pasangan yang ditinggalkan, maka anak bisa menjadi ahli waris. Maksimal dua anak yang bisa dimasukan sebagai ahli waris dengan ketentuan mereka tidak akan menerimanya seumur hidup. Anak hanya akan menerima penghasilan sampai menikah, bekerja, atau sampai berusia 23 tahun.

Jika pensiun terjadi karena kecelakaan yang menyebabkan cacat total, aturannya sedikit berbeda. Uang penghasilan hanya akan diberikan sampai peserta dapat bekerja kembali. Terkecuali peserta tidak dapat bekerja kembali baru penghasilan diberikan sampai meninggal.

BACA JUGA : Mengenal HFIS BPJS, Aplikasi Kesehatan yang Mudah dan Aman

2. Jaminan Kematian

Jaminan Kematian

Jaminan kematian diberikan kepada peserta yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja. Sehingga apabila kematian terjadi di area kerja, maka tidak bisa mengklaim jaminan kematian.

Untuk lebih memastikan hal ini, Anda bisa menghubungi call center BPJS Ketenagakerjaan langsung. Penghasilan yang diberikan dalam jaminan kematian diberikan langsung kepada ahli waris.

Pada jaminan ini biaya pemakanan diberikan sebesar Rp 10 juta dan santunan 12 juta. Kemudian apabila memiliki anak yang masih bersekolah, akan diberikan bantuan pendidikan maksimal Rp 174 juta untuk 2 orang anak.

3. Jaminan Kecelakaan Kerja

Khusus untuk jaminan kecelakaan kerja, diberlakukan maksimal waktu klaim jaminan selama 5 tahun. Segala biaya perawatan akan ditanggung mulai dari pemeriksaan dasar, perawatan intensif, hingga alat kesehatan atau implant.

Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang diberlakukan untuk jaminan ini sedikit berbeda, karena selalu dievaluasi setiap 2 tahun. Evaluasi dilakukan untuk menentukan tingkat resiko pekerjaan dan persentase jaminan.

Besarnya jaminan dari bulan pertama pasca kecelakaan sampai 6 bulan pertama adalah 100%. Lalu untuk 6 bulan kedua pada bulan kedua, masih 100%, sedangkan 6 bulan ketiga diberikan separuhnya saja.

4. Jaminan Hari Tua

Jaminan hari tua adalah uang akumulasi iuran BPJS ditambah hasil pengembangan dana yang dibayarkan semuanya sekaligus. Pembayaran ini dibayarkan setelah peserta pensiun atau mencapai usia 56 tahun.

Peserta boleh mengambil 10% dari total dana sebelum pensiun untuk persiapan pensiun asalkan sudah menjadi peserta selama 10 tahun. Pengambilan sebesar 30% juga diperbolehkan asal untuk kepentingan perumahan.

Syarat Mendaftar BPJSTK

Syarat Mendaftar BPJSTK

Untuk mengikuti program BPJSTK ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Syarat ini tergantung dari kategori pekerja yang Anda sandang, apakah tenaga diluar hubungan kerja atau di dalam.

Bagi calon peserta BPJSTK yang merupakan karyawan atau dalam hubungan kerja, maka syaratnya sebagai berikut :

  • Dokumen Asli dan Fotokopi SIUP
  • Dokumen Asli dan Fotokopi NPWP Perusahaan
  • Dokumen Asli Akta Perdagangan
  • Fotokopi KTP Pribadi
  • Fotokopi KK
  • Pas Foto 2×3 berwarna

Syarat bagi pendaftar yang berstatus pekerja mandiri atau di luar hubungan kerja, syarat yang dibutuhkan antara lain:

  • Surat Izin Usaha dari Kelurahan
  • Salinan KTP pribadi
  • Salinan KK
  • Pas Foto 2×3 berwarna

Besarnya Iuran BPJSTK

Iuran BPJSTK untuk jaminan kecelakaan kerja adalah 0,24% untuk resiko sangat rendah, dan 0,54% untuk resiko rendah. Sementara resiko sedang 0,89%, resiko tinggi 1,27%, dan sangat tinggi 1,74%.

Lalu untuk BPJS jaminan kematian, iuran setiap bulannya adalah 0,3% dari penghasilan yang dilaporkan.

Sedangkan untuk jaminan hari tua, iurannya adalah 5,7% dibagi 2% dibayar pekerja, dan 3,7 perusahaanlah yang membayar.

Cara Mendaftar BPJSTK

Cara mendaftar BPJSTK bagi pekerja mandiri atau karyawan sama saja, hanya berbeda pilihannya. Anda bisa daftar BPJS ketenagakerjaan perusahaan online maupun langsung datang. Apabila online, tata cara pendaftaran BPJSTK bisa Anda simak di bawah ini :

  1. Membuka situs resmi BPJSTK di www.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Memilih tombol “Daftarkan Saya”
  3. Pada kolom jenis pekerja, silahkan pilih mandiri atau karyawan
  4. Masukan alamat email asli
  5. Membawa persyaratan ke kantor BPJSTK terdekat

Sampai di sini, Anda tinggal menunggu review yang dilakukan oleh BPJS. Lamanya proses review tergantung BPJS di daerah Anda masing-masing.

Cara Pencairan Dana BPJSTK

Cara Pencairan Dana BPJSTK

Cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan mudah, dana akan cair ketika kondisi terpenuhi. Misalnya saja BPJS Pensiun, bisa langsung didapatkan apabila Anda telah pensiun, tanpa menunggu hal lain. Untuk mengkonfirmasi hal ini silahkan datang langsung ke kantor BPJSTK terdekat.

Demikian ulasan mengenai BPJSTK mulai dari jenis program yang ditawarkan hingga cara pencairan dananya. Apabila ada permasalahan dalam BPJS ketenagakerjaan, jangan sungkan untuk menghubungi call center BPJSTK resmi.

Semoga informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan kali ini bisa membantu Anda yang ingin mendaftar BPJSTK. Tidak perlu ditunda-tunda lagi, ternyata manfaatnya cukup besar, dan syarat, serta cara mendaftarnya pun mudah.