SIKaP LKPP, Aplikasi Website Untuk Menilai Kinerja Vendor

SIKaP LKPP adalah aplikasi berbentuk website yang berfungsi untuk menilai kinerja vendor agar mereka bisa mengikuti lelang di e-lelang atau e-seleksi cepat.
SIKaP LKPP
SIKaP LKPP

SIKaP adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk membantu penilaian kinerja vendor atau penyedia jasa. Dengan adanya SIKaP LKPP menjadi lebih mudah, karena pembeli bisa menilai sendiri yang terpercaya dan tidak. Fitur ini secara khusus digunakan untuk penilaian pada web e-Lelang atau E-Seleksi Cepat.

Perbedaan SIKap dan E-Lelang atau E-Seleksi Cepat

SIKaP adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola semua data vendor yang ada oleh LKPP. Dalam data ini diukur bagaimana kinerja dari vendor secara keseluruhan. Mulai dari lamanya pengiriman, kejelasan informasi, dan apakah vendor benar-benar bisa memenuhi permintaan yang ada.

E-Lelang, adalah metode melelang barang  dengan cepat tanpa perlu berlama-lama. Data vendor yang mengikuti lelang di ambil dari SIKaP untuk meneliti apakah vendor kredibel atau tidak.

Sementara E-Seleksi Cepat adalah nama lain dari E-Lelang yang terkadang masih digunakan.

Cara Kerja SIKaP dari Sisi Vendor

Cara kerja SIKaP secara keseluruhan sebenarnya cukup mudah, walaupun terlihat sedikit membingungkan. Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana cara kerja aplikasi website ini dari sisi vendor, silahkan simak di bawah :

Proses awal SIKaP dimulai dari log in LKPP  di www.sikap.lkpp.go.id. Pada aplikasi ini tidak ada pilihan menu sign up/daftar, www.eproc.go.id yang memilikinya.

Tahapan selanjutnya adalah memasukan identitas penyedia, mulai pemilik sampai bukti pajak. Apabila ada yang terlewat, maka vendor atau penyedia barang/jasa tidak akan disetujui.

  • Kemudian memasukan izin usaha dan menulis klasifikasi jenis usaha
  • Memasukan Akta pendirian usaha lengkap dengan bukti dari notaris
  • Menuliskan pemilik usaha dengan lengkap
  • Memasukan informasi detail mengenai pengurus yang bertanggung jawab pada akun yang dimiliki vendor.
  • Vendor wajib memiliki tenaga ahli yang kompeten, dan menuliskan data dirinya dengan jelas. Mulai dari pendidikan yang ditempuh, profesi, dan juga keahlian yang dimiliki.
  • Memasukan jenis peralatan apa saja yang dimiliki dan bukti kepemilikannya
  • Tambahkan pengalaman dan data yang diperlukan termasuk di dalamnya data pajak secara lengkap.
  • Klik tombol Simpan dan  selesai

Setelah seluruh tahap di atas selesai, maka barulah vendor bisa mengikuti lelang cepat yang diadakan. Penyedia barang/jasa tidak akan bisa mengikuti lelang apabila tidak dinyatakan kredibel pada tahap ini. Bisa dibilang ini adalah cara aktivasi SIKaP agar mendapatkan undangan mengikuti lelang.

BACA JUGA : Verifikasi dan Tata Cara Penggunaan Aplikasi Sikap LPSE

Masalah pada SIKaP

SIKaP juga memiliki beberapa masalah yang kadang terjadi karena berbagai hal. Alhasil data yang Anda masukan tidak akan muncul dan membuat Anda tidak mendapatkan undangan lelang. Masalah seperti ini tidak terjadi pada SIKap LPSE di Pulau Jawa saja, melainkan SIKap Kab Poso juga mengalaminya.

Apabila hal ini sampai terjadi, umumnya ada 2 kemungkinan penyebab yaitu kurang tepat dalam mengisi kategori atau preferensi wilayah.

Untuk mengatasinya, Anda harus login ulang ke aplikasi, kemudian cek cara pengisiannya. Apakah ada kolom yang dilewati atau tidak, atau apakah ada pengisian yang salah dan tertukar.

Solusi kedua adalah dengan membetulkan preferensi wilayah sesuai dengan barang dan jasa yang ditawarkan. Apabila vendor menyediakan barang dan jasa yang berlaku nasional seperti Alkes, maka ubah preferensi menjadi nasional.

Jika Anda mengira sudah benar, akan tetapi masih belum disetujui dan belum mendapat undangan, cek kembali. Berdasarkan informasi tanya jawab pada laman eproc, dikatakan bahwa proses persetujuan akan terjadi saat itu juga ketika data sudah benar.

Syarat Registrasi

Untuk bisa memiliki akun pada SIKaP ada beberapa syarat registrasi yang harus Anda penuhi. Syarat ini berlaku sama baik di SIKaP Banten maupun SIKaP luar Pulau Jawa.

Syarat yang diajukan ini diambil dari Ketentuan Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018, Pasal 1 No. 27 dan 28.

Dalam pasal tersebut dibahas mengenai kelengkapan Izin usaha yang harus dimiliki, hal itu meliputi :

  • Akta Pendirian Perusahaan, dilengkapi dengan akta perubahan bila ada
  • Surat kuasa dari direksi dengan kop surat perusahaan yang diberi materai 6.000
  • Kartu tanda identitas pemilik vendor
  • NPWP asli dan fotokopi
  • SIUJK/SIUP/NIB/ izin menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan bidangnya dikumpulkan asli dan fotokopi
  • Surat keterangan kepemilikan atau sewa tempat usaha
  • Mengisi form pendaftaran
  • Mengisi form keikutsertaan

Persyaratan di atas berlaku untuk penyedia yang berupa badan usaha atau badan hukum. Sedangkan syarat untuk vendor yang bukan merupakan badan hukum serta bukan badan usaha, ada di bawah ini :

  • Surat kuasa penyedia barang/jasa dengan materai 6.000
  • KTP pemilik
  • NPWP pemilik
  • Mengisi form pendaftaran
  • Mengisi form keikutsertaan

Itu dia berbagai hal mengenai SIKaP, yaitu aplikasi yang berisi data lengkap vendor yang akan mengikuti lelang. Dengan adanya SIKaP hal ini mempermudah pemerintah dalam melakukan pengecekan vendor.

Bagi vendor juga harus sungguh-sungguh karena tidak ada latihan LPSE LKPP SIKaP, semua harus siap. Semoga informasi mengenai SIKaP LKPP di atas bisa membantu Anda apabila ingin mendaftar dan mengikuti lelang.

Dalam mengisi aplikasi SIKaP ketelitian sangat diutamakan agar tidak terjadi kesalahan dan gagal mengikuti lelang.