Persiapan Daftar CPNS, Simak 7 Poin FAQ SSCN Berikut Ini Dulu!

SSCN
SSCN

Badan Kepegawaian Negara atau BKN selalu menegaskan para pelamar tes seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) agar selalu cermat dalam membaca informasi yang telah ditegaskan di dalam situs Sistem Seleksi CPNS Nasional, alias SSCN.

Pasalnya, tiap tahun para admin media sosial BKN berulang kali mendapatkan pertanyaan yang sama (repetitif), yang sebenarnya sudah dijelaskan di dalam website SSCN.

Lantas, di mana Anda bisa mendapatkan informasi penting mengenai proses seleksi CPNS? Jawabannya sangat mudah, karena Anda hanya perlu mengunjungi halaman FAQ (Frequently Asked Questions, atau pertanyaan berulang), maupun Pengumuman Persyaratan Instansi CPNS dengan teliti dan baik.

Dengan demikian, Anda bisa mengurangi risiko penyesalan karena adanya kekeliruan dalam proses seleksi, terutama pada tahap seleksi administrasi, yang disebabkan oleh keteledoran Anda yang tidak mencermati informasi dengan cermat.

Sama halnya seperti halaman FAQ di situs-situs lainnya, halaman FAQ di situs SSCN juga memuat sederet informasi penting yang sering ditanyakan masyarakat.

Di dalam halaman tersebut, terdapat beberapa poin penting yang wajib Anda ketahui dan pahami, yang terangkum di dalam 7 poin berikut ini. Selamat membaca!

1.    Penulisan nama.

  • Tuliskan nama sesuai yang tertulis di ijazah dan tanpa gelar.
  • Isian “Nama” tidak bisa diubah setelah Anda mengklik “AKhiri Pendaftaran”, tapi bisa diperbaiki apabila Anda sudah dinyatakan lulus proses seleksi CPNS dengan melampirkan isian atau penulisan yang tepat sesuai ijazah tanpa gelar.

2.    Masa sanggah.

  • Masa sanggah merupakan waktu pengajuan sanggah bagi pelamar agar bisa melakukan sanggahan atas pengumuman seleksi administrasi, serta waktu selama instansi melakukan tanggapan sanggah untuk melakukan verifikasi kembali dokumen persyaratan pelamar berdasarkan persyaratan umum maupun khusus dari instansi, hingga keputusan sanggah ditetapkan.
  • Pelamar bisa mengajukan sanggahan jika merasa keberatan terhadap keputusan instansi terkait pengumuman proses seleksi administrasi.
  • Sanggahan diajukan maksimal 3 hari kalender setelah hasil seleksi administrasi keluar.
  • Batas waktu pengumuman ulang dari instansi setelah masa sanggah adalah 7 hari kalender, dengan catatan pelamar bisa membuktikan dokumen persyaratan yang ia sampaikan atau unggah benar-benar sesuai persyaratan umum maupun khusus instansi dan dokumen untuk sanggahan merupakan data pelamar ketika mendaftar di SSCN.
  • Sanggahan dapat dilakukan di halaman SSCN.

3.    Pembatalan instansi.

  • Masing-masing pelamar hanya bisa mendaftar untuk 1 formasi jabatan pada 1 instansi untuk 1 kali periode (tahun) pendaftaran.
  • Penggantian instansi yang telah dipilih bisa dilakukan selama Anda belum mengklik “Akhiri Pendaftaran”.
  • Jika Anda sudah mengklik “Akhiri Pendaftaran”, pembatalan atau penggantian instansi pilihan tidak bisa dilakukan lagi.

4.    Status NIK.

  • Apabila Anda mendapati informasi “NIK sudah terdaftar” saat Anda membuat akun pendaftaran di SSCN, padahal Anda belum pernah mendaftarkan NIK Anda, kunjungi halaman Helpdesk SSCN (https://helpdesk.bkn.go.id/sscn/home), dan klik menu “NIK didaftarkan orang lain”. Tunggu halaman selesai dimuat dan silahkan isi form yang tersedia dengan lengkap.

5.    Kartu Pendaftaran SSCN.

  • Jika informasi yang tercantum dalam hasil cetak Kartu Pendaftaran SSCN tidak sesuai dengan informasi yang telah Anda isikan, bersihkan riwayat pencarian atau clear history, serta hapus cache dan cookies, dan refresh browser yang Anda gunakan.
  • Untuk pencetakan ulang Kartu Informasi Akun SSCN, login ke halaman website SSCN dengan menggunakan NIK serta password yang sudah Anda buat. Klik tombol “Cetak Kartu Informasi Akun”.
  • Jika Kartu Pendaftaran SSCN Anda hilang, login ke halaman website SSCN dengan menggunakan NIK serta password Anda, dan klik “Cetak Kartu Pendaftaran”.

6.    Persyaratan khusus.

  • Perhatikan bahwa masing-masing instansi memiliki persyaratan khusus, sehingga Anda jelas wajib membaca dan memahami semua informasi seleksi dari instansi dengan teliti dan cermat, terutama sebelum Anda memutuskan untuk mendaftar atau memilih formasi jabatan.
  • Untuk penggunaan Surat Keterangan Lulus dari universitas saat melakukan pendaftaran, cek kembali syarat spesifik dari instansi yang Anda pilih.

7.    Revisi data.

  • Seluruh data tidak dapat diubah dari website SSCN apabila Anda sudah mengklik “Akhiri Pendaftaran” yang berada di halaman Resume.
  • Apabila terdapat data yang Anda rasa perlu diperbaiki setelah isian dikirimkan, Anda bisa memperbaikinya nanti setelah dinyatakan lulus seleksi CPNS, dan pemrosesannya akan dilakukan pada saat pemberkasan penetapan NIP.

Itulah rangkuman singkat tentang poin-poin penting dari halaman FAQ SSCN yang wajib Anda cermati ketika akan mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS.

BACA : Cara dan Langkah Membuat NPWP Badan untuk Perusahaan Anda

Kunci pentingnya adalah selalu membaca segala informasi yang telah disediakan dengan teliti untuk menghindari terjadinya kesalahan saat pengisian informasi di halaman SSCN, termasuk ketentuan persyaratan khusus instansi yang Anda pilih.

Sebab, seperti yang ditunjukkan oleh namanya, besar kemungkinan bahwa persyaratan khusus dari satu instansi dan instansi lainnya berbeda-beda.

Kecermatan dan ketelitian Anda juga membantu admin media sosial SSCN agar tidak terus-menerus mengulangi menjawab pertanyaan yang sama.