Pengertian SPT Online, Cara Daftar Dan Petunjuk Pelaporannya

SPT Online
SPT Online

Kini pelaporan pajak semakin mudah dengan adanya SPT Online. Masih asing dengan istilah ini? Berikut pengertian, cara daftar dan petunjuk pelaporannya:

Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) harus tahu kabar terbaru tentang metode pelaporan pajaknya. Kini Wajib Pajak pelaporannya dipermudah karena bisa dengan cara online. SPT Online atau yang akrab disebut e-filing ini memang himbauan baru dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Apa Itu SPT Online?

SPT Online atau e-Filing adalah metode terbaru bagi SPT Tahunan dalam menyampaikan wajib pajaknya dengan cara elektronik dan dapat dilakukan secara online melalui website resmi DJP (www.djponline.pajak.go.id) atau memanfaatkan jasa aplikasi yang terdaftar resmi sebagai agen pajak.

Manfaat adanya himbauan tentang metode terbaru penyampaian SPT Tahunan ini membuat wajib pajak merasa dipermudah dalam melaporkan pajaknya. Wajib Pajak bisa sewaktu-waktu melakukan pelaporan tanpa harus datang dan antri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Cara Daftar Akun DJP Online Untuk menggunakan SPT Online (e-filing)

Sebelum Anda menggunakan e-filling ini ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipahami. Pertama Anda diwajibkan untuk memiliki akun DJP Online terlebih dahulu. Untuk melakukan pendaftaran djp Online Anda bisa ikuti langkah berikut:

1. Siapkan Bukti Potong Pajak

Bukti potong pajak adalah dokumen penting yang harus Anda persiapkan sebelum mulai mendaftar dan melakukan pengisian SPT Tahunan secara online. Bukti Potong pajak ini bisa Anda dapatkan di perusahaan dimana Anda bekerja.

Ada dua jenis bukti potongan pajak yaitu Lembaran bukti potong 1721 A1 bagi Anda yang statusnya karyawan swasta dan bukti potong 1721 A2 bagi Anda yang sudah PNS.

2. Buat Electronic Filing Identification Number (EFIN) dan Aktivasi

Sebelum Anda memanfaatkan layanan pajak online terlebih dulu diwajibkan untuk aktivasi EFIN. Jika belum memilikinya maka bisa datang ke KPP untuk minta dibuatkan dan dicetakkan. Jika sudah maka Anda tinggal mengisikan formulir yang sudah disediakan untuk aktivasinya.

3. Lengkapi Persyaratan

Dalam melakukan aktivasi Anda diminta untuk menunjukkan KTP asli. Maka dari itu jangan sampai lupa dibawa. Selain harus menunjukkan KTP asli nanti wajib menyerahkan beberapa persyaratan pendaftaran seperti:

  • Fotokopi KTP (bagi WNI) atau paspor
  • Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
  • Fotokopi Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (bagi WNA)
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar (SKT)

Semua fotokopi diatas dikumpulkan dalam satu map dan diserahkan ke petugas pajak untuk diproses.

4. Menerima Aktivasi EFIN dan Mulai Mendaftar

Proses aktivasi EFIN ini paling lama adalah satu hari kerja. Jika sudah menerimanya lalu Anda tinggal daftar akun DJP Online. Caranya sangat mudah. Anda diminta untuk buka situs djponline.pajak.go.id, kemudian klik “ Daftar”.

Setelah itu Anda bisa mengisikan kolom NPWP, EFIN dan kode keamanan. Jika sudah selesai melakukan pengisiannya tinggal klik verifikasi. Nanti akan ada notifikasi email. Untuk mengaktifkannya tinggal klik link yang sudah diberitahukan lewat email tersebut.

5. Akun Aktif dan Bisa Coba Buka Keaktifannya

Jika sudah Anda bisa coba login kemudian memasukkan NPWP serta password yang sudah Anda buat saat mendaftarkan diri. Jika berhasil masuk artinya akun Anda sudah aktif dan sudah bisa mengisikan SPT Tahunan.

BACA : Mengenal DJP Online: Fungsi dan Tahapan Registrasi

Petunjuk Pengisian dan Pelaporan Pajak SPT Online

Untuk melakukan pengisian dan pelaporan SPT Tahunan dengan efiling bisa menggunakan laptop, PC atau ponsel. Syaratnya harus terhubung internet dengan lancar. Jika medianya sudah Anda persiapkan berikut petunjuk pengisiannya:

1. Buka https://djponline.pajak.go.id. Kemudian login dengan memasukkan NPWP dan Password Anda.

2. Pilih “e-Filing”

3. Klik “Buat SPT”

4. Menjawab beberapa pertanyaan yang telah disediakan sebelum Anda mulai memasuki SPT 1770 SS.

5. Klik SPT 1770 SS setelah semua pertanyaan berhasil Anda jawab

6. Isi data formulir

7. Isi data SPT yang berupa Pajak Penghasilan, Penghasilan yang dikenakan PPh Final (isi kalau ada), Isi jumlah keseluruhan kewajiban dan harta Anda. Nah, pada kolom “Setuju” beri tanda centang.

8. Klik “Berikutnya”

9. Akan muncul ringkasan SPT dan Anda bisa juga melakukan pengambilan kode verifikasi. Kemudian klik (“Di Sini”). Nanti ada arahan untuk kode verifikasi apakah ingin dikirim lewat handphone atau email.

10. Setelah Kode Notifikasi masuk lalu masukkan kode tersebut pada kolom “Kode Verifikasi”

11. Kemudian Anda bisa Klik “Kirim SPT”

12. SPT terkirim

13. Buka email segera, Disana Anda akan menerima BPE atau Bukti Penerimaan Elektronik SPT Tahunan PPh.

Demikian pengertian SPT Online, cara mendaftar dan petunjuk pengisian serta pelaporannya. Pastikan jika Anda menggunakan e-filing ini koneksi internet dalam keadaan stabil. Anda juga harus mengingat password, kode EFIN dan email Anda.

Email yang Anda daftarkan bisa untuk mereset password dan mendapatkan email dari DJP. Pastikan email Anda tidak disebarluaskan atau gunakan email khusus untuk pembayaran pajak. Alasannya supaya data Anda aman dan tidak disalahgunakan oleh orang lain.