Memahami Pengertian NISN, Manfaat dan Cara Validasinya

Pengertian NISN
Pengertian NISN

Sekarang ini, setiap siswa harus memiliki NISN.  Apa itu NISN dan manfaatnya untuk peserta didik di berbagai lembaga pendidikan?

Dulu, masing-masing sekolah memiliki sistem nomor induk sendiri, dan setiap siswa akan memiliki beberapa nomor induk bila ia berpindah tempat belajar. Namun sekarang tidak lagi, karena ada NISN. Inilah sebuah nomor unik yang akan melekat pada siswa seumur hidup, dan tidak akan berubah selama ia belajar.

Keberadaan Nomor Induk Siswa Nasional sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

Oleh karena itu, kali ini akan dibahas tentang apa itu NISN, manfaat dan tujuan dibuatnya nomor tersebut, serta bagaimana cara validasinya.

Pengertian

NISN, atau Nomor Induk Siswa Nasional, adalah nomor unik, hanya satu kombinasi nomor untuk satu orang siswa. Keunikan inilah yang membuat NISN bisa digunakan sebagai kode pengenal yang standar, dan berlaku sepanjang siswa tersebut belajar, atau bahkan seumur hidup.

Siapa Saja Yang Memiliki NISN?

NISN harus dimiliki oleh semua siswa yang berasal dari sekolah di lembaga pendidikan resmi yang mempunyai NPSN. Semua sekolah Indonesia maupun Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) wajib memastikan peserta didiknya telah memiliki NISN yang telah tervalidasi, sehingga terdaftar di Referensi Kemendikbud.

BACA JUGA : Demi Kemudahan Belajar Makna Kata & Istilah, Download KBBI V

Manfaat dan Tujuan NISN

Ada banyak tujuan atau manfaat yang diperoleh dari keberadaan Nomor Induk Siswa Nasional untuk semua peserta didik Indonesia, diantaranya sebagai berikut:

  1. Menghimpun data dari setiap individu peserta didik di semua sekolah se-Indonesia maupun SILN.

Data ini nantinya akan mudah untuk diidentifikasi secara terus menerus, dan diawasi oleh pemerintah.

  1. Sebagai bagian dari pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa yang berbasis teknologi Informasi dan Komunikasi pada berbagai tingkatan lembaga pendidikan.
  2. Menjadi salah satu sistem pendukung Dapodik dan statistika pendidikan dan program perencanaan pendidikan lainnya.

Contoh program yang bisa didukung dengan adanya NISN ini adalah BOS, Ujian Nasional, dan SNMPTN.

  1. Memudahkan siswa, karena tidak perlu berganti-ganti nomor induk saat pindah sekolah.
  2. Agar peserta didik dari jalur non formal yang ingin pindah ke jalur formal bisa langsung melakukannya dengan proses yang lebih sederhana.

Sebelumnya, saat nomor induk siswa sistemnya masih belum terpusat, siswa dari jalur non formal akan sulit masuk ke jalur formal.

Maka bisa dipahami bila dengan adanya program ini, pemerintah dapat dengan mudah mengetahui berapa anak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, dan berapa yang tidak.

Itulah mengapa, pada saat akan masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya, biasanya lembaga pendidikan akan meminta Anda untuk melakukan cetak NISN sebagai bukti bahwa NISN yang Anda miliki telah terverifikasi.                                                      

Cara Validasi Dengan Status Lulus

Saat masih berstatus pelajar aktif, maka Anda bisa melakukan validasi dan verifikasi dengan bantuan operator sekolah. Ini untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Bila ada kasus tidak ditemukan atau NISN ganda sekolah juga bisa segera berkoordinasi dengan Anda untuk mencari solusi.

Namun bagaimana jika status Anda adalah siswa yang telah lulus? Validasi dan verifikasi ternyata tetap bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1.   Kunjungi situs resmi referensi.data.kemdikbud.go.id/nisn.

2.   Dari situs ini, Anda akan diarahkan ke formulir yang bisa diisi secara online.

3.   Isi formulir dengan lengkap, meliputi NISN (bila punya), NIK, nama yang sesuai dengan ijazah, email, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nama ibu kandung, tahun kelulusan, sekolah lulusan, lalu unggah ijazah SMK/SMA/Ulya/MA yang Anda miliki.

4.   Klik Ajukan.

Cara Validasi Dengan Status Lulus Dari Sekolah Luar Negeri

Cara ini berlaku untuk peserta didik yang merupakan lulusan sekolah luar negeri tapi bukan SILN.

Syaratnya, sekolah tersebut harus telah mendapatkan Surat Keterangan Penyetaraan. Surat ini diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk melakukan validasi dan verifikasi, ikuti langkah sederhana ini:

1.   Kunjungi situs resmi referensi.data.kemdikbud.go.id/nisn.

2.   Dari situs ini, Anda akan diarahkan ke formulir yang bisa diisi secara online.

3.   Isi formulir dengan lengkap, meliputi NISN (bila punya), NIK, nama yang sesuai dengan ijazah, email, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nama ibu kandung, tahun kelulusan, peminatan, lalu unggah berkas penyetaraan ijazah yang Anda miliki.

4.   Klik Ajukan.

Itulah beberapa informasi penting terkait apa itu Nomor Induk Siswa Nasional, siapa yang wajib memilikinya, manfaat dan tujuan dari keberadaannya, serta cara melakukan validasi dan verifikasi lewat website yang resmi.

Website ini juga bisa digunakan untuk cek nisn berdasarkan nama, sehingga Anda bisa mengetahui nomor NISN serta mengecek semua kebenaran data yang tersaji.

Jika Anda saat ini masih berstatus pelajar aktif, maka ada baiknya Anda melakukan validasi terlebih dahulu, Kalau ada kesalahan, Anda masih bisa menanyakannya ke jenjang sebelumnya, tempat dimana NISN tersebut diterbitkan.

Dengan demikian, syarat-syarat administrasi untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya akan bisa terpenuhi.