Dokumen dan Tahapan PPK Online Versi Website

PPK Online
PPK Online

Permohonan karantina hewan / tumbuhan lebih mudah dan cepat, gunakan saja PPK Online. Caranya mudah, cepat dan bisa dilakukan dimana saja.

Permohonan Pemeriksaan Karantina (PPK) merupakan jasa karantina hewan dan tumbuhan. Kini semakin mudah setelah adanya PPK Online, dimana aksesnya mudah, bisa melakukan permohonan kapan dan dimana saja.

Setelah permohonan disetujui, tinggal bawa saja tumbuhan atau hewan yang akan dikarantina dengan dokumen lengkapnya.

Dokumen PPK Online

Layanan PPK online ini juga membutuhkan dokumen resmi dari tumbuhan dan pengguna jasa tersebut. Dibutuhkan dokumen PPK online yang lengkap agar permohonan disetujui, Anda sebaiknya mempersiapkan dokumen tersebut saat pengajuan hingga datang ke kantor UPT.

  • Surat permohonan PPK Online. Ini ditujukan pada UPT tempat permohonan, dimana kini surat permohonan bisa dicetak langsung dari aplikasi PPK online.
  • Form pendaftaran PPK Online. Form ini kini bisa didapatkan di aplikasi, pemohon hanya perlu mencetak form yang sesuai dan telah diisi.
  • Akta Pendirian Perusahaan (Fotokopi)
  • Surat Keterangan Domisili (Asli dan Fotokopi)
  • NPWP Pemohon dan Perusahaan (Fotokopi)
  • SIUP / SIUJPT (Foto Kopi)
  • SKEP PPJK bagi perusahaan PPJK (Fotokopi)

Tahapan PPK Online Versi Website

Setelah semua dokumen lengkap, maka Anda bisa melakukan pengajuan PPK Online. Setiap jasa karantina sudah memiliki aplikasi masing-masing, tinggal pilih UPT yang jadi tujuan. Berikut ini tahapan PPK Online versi web.

  1. Pilih UPT yang memiliki jasa PPK tumbuhan atau hewan, terkadang tidak semua memberikan layanan tersebut. Buka ‘website UPT’, daftarkan diri terlebih dahulu dengan membuat ‘user’ dan ‘pasword’, ini nantinya akan jadi sandi untuk bisa masuk.
  2. Masuk dengan ‘Login’ dengan user dan password, masukan kode verifikasi dan klik ‘sign in’.
  3. Keluar ‘halaman utama’ dengan beberapa menu untuk mengajukan permohonan, melihat proses hingga memonitor proses impor dan ekspor.
  4. Menu ‘dashboard’ yang akan memberikan laporan proses dan rekap transaksi PPK online yang sudah berlangsung.
  5. Menu ‘Hewan’ untuk mengajukan permohonan ekspor, impor, domestik masuk dan keluar serta keterangan karantina hewan.
  6. Menu ‘Tumbuhan’ untuk mengajukan permohonan ekspor, impor, domestik masuk dan keluar serta keterangan karantina tumbuhan.
  7. Menu ‘Monitor Proses’ untuk melihat progres ekspor, impor, domestik masuk dan keluar, baik hewan dan tumbuhan
  8. Menu ‘Monitor Transaksi’ untuk melihat progres transaksi ekspor, impor, domestik masuk dan keluar, baik hewan dan tumbuhan.
  9. Untuk pengajuan PPK Online hewan bisa langsung klik ‘hewan’ dan ajuan PPK online tumbuhan bisa langsung klik ‘tumbuhan’.
  1. Muncul form ‘informasi umum’ yang merupakan identitas pemohon, seperti wilayah layanan, tanggal permohonan, nama dan alamat pemohon, jenis identitas, nomor identitas, nomor telepon & faximile sertakan juga alamat lengkapnya.

BACA JUGA : Persiapan Daftar CPNS, Simak 7 Poin FAQ SSCN Berikut Ini Dulu!

Penanggung jawab PPK Online

  1. Isi form ‘penandatangan permohonan’, ini merupakan pihak penanggung jawab. Nantinya akan ada nama pemohon (personal), alamat, identitas, jabatan dan nomor identitas. Selain itu juga lampirkan nomor personal pemohon.
  2. Isi form ‘Keterangan Pengirim’, ini bisa diisi data pribadi atau perusahaan. form isiannya seperti nama pengirim, alamat, jenis identitas, identitas pengirim, telepon, fax dan negara pengirim.
  3. Isi form ‘Keterangan Penerima’, pengirim wajib mengisikan siapa penerima hewan atau tumbuhan tersebut. Isikan nama penerima, alamat, jenis identitas (NPWP), nomor identitas, alamat lengkap penerima (kota, kecamatan, kabupaten, provinsi), nomor telepon & fax.
  4. Isi form ‘Keterangan Keberangkatan’, sudah ada pilihan yang ditentukan UPT dan tidak bisa mengganti atau membutuhkan jawaban lainnya.

Isikan negara asal komoditas, negara tujuan, pelabuhan asal & tujuan, moda alat angkut (jalan raya, kereta api, laut dan udara), tipe alat angkut, No voyage isikan dengan nomor alat angkut (kode), call sign isikan nama alat angkut (kode), tentukan tanggal rencana keberangkatan dan rencana tiba.

  1. Untuk pengajuan ekspor dan impor, jika nantinya akan transit, maka harus mengisi form ‘keterangan transit’.

Isikan negara transit, pelabuhan transit, moda alat angkut transit, tipe alat angkut transit, nama alat angkut, bendera alat angkut (antar negara), no voyage isikan nomor alat angkut transit (kode), call sign transit isikan nama alat angkut transit (kode), tentukan tanggal tiba transit dan rencana keberangkatan transit.

Komoditas permohonan PPK Online

  1. Setelah semua input valid, maka klik ‘Rincian Komoditas’, isikan secara lengkap dan detail semua komoditas permohonan PPK Online. Pengisian komoditas ini sebaiknya lengkap dan mendetail.
  2. Isikan jenis komoditas, hewan atau tumbuhan. Jenis peruntukkan komoditas, apakah dijual atau pemeliharaan. Isikan jenis tanda pembungkus, bentuk tercetak (bentuk komoditas). Selain itu jelaskan komoditas secara jelas dalam nama komoditas tercetak, misalkan sapi. Sertakan juga nama latin dari komoditas tercetak tersebut.
  3. Isikan form ‘Keterangan Komoditas’, jika nantinya ada lebih dari satu komoditas, maka harus melampirkan keterangan komoditas berbeda. Misalkan, mengirimkan sapi dan kerbau, maka akan ada 2 keterangan komoditas.
  4. Setelah data lengkap semua, maka akan keluar rincian dari pengisian data sebelumnya.

    Mulai dari ‘Rincian Komoditas’ yang lengkap dengan jumlahnya, ‘Rincian Data Kontainer’ yang lengkap dengan nomor, ukuran kargo dan stuff container, sertakan juga ‘keterangan dokumen pendukung’ (kondisi komoditas misalkan kesehatan), semua data benar dan lengkap, maka simpan dan cetak.
  5. Nantinya Anda akan mendapatkan hasil rincian lengkap ‘Rincian Permohonan’ yang bisa dicetak dan detail rencana pengiriman ke karantina.
  6. Cetak permohonan dan serahkan pada UPT tempat karantina hewan dan tumbuhan.

Memang cukup panjang prosedur untuk permohonan karantina hewan dan tumbuhan. Akan tetapi, kini dengan adanya PPK Online tidak perlu datang langsung ke UPT. Lakukan saja permohonan online, cetak dan datang langsung dengan membawa dokumen resminya.