Cara Mendapatkan serta Aktivasi e-FIN Pajak

Cara Mendapatkan serta Aktivasi e-FIN Pajak
Cara Mendapatkan serta Aktivasi e-FIN Pajak

Cara Mendapatkan serta Aktivasi e-FIN Pajak – Pajak merupakan salah satu sumber pemasukan utama ke dalam kas negara.

Bisa dikatakan, sebagian besar belanja negara dibiayai oleh pajak yang dibayarkan oleh masyarakat ke pihak negara.

Pajak menjadi bayaran wajib yang harus dikeluarkan supaya negara mampu memberikan pelayanan dan fasilitas maksimal untuk rakyatnya. Oleh karena itu, adanya kelalaian dalam pembayaran dan pelaporan pajak sangat ditentang keras.

Seiring dengan perkembangan zaman, perpajakan kini sudah mengalami banyak perubahan. Orang-orang wajib pajak kini bisa lebih mudah dalam melakukan pembayaran dan pelaporan pajak melalui DJP Online yang dikeluarkan khusus oleh Direktorat Jendral Perpajakan.

Tidak perlu reopt-repot lagi antre panjang di kantor pajak hanya untuk melakukan pelaporan dan pembayaran pajak. Semuanya bisa dilakukan dari rumah dengan membuka situs atau juga aplikasi ini.

Seorang wajib pajak bisa mendapatkan akses penuh terhadap fasilitas yang terdapat di DJP Online hanya jika sudah mempunyai akun. Untuk bisa memiliki akun, wajib pajak harus memiliki e-FIN pajak terlebih dahulu.

Tanpa adanya e-FIN ini maka tidak ada yang bisa melakukan pendaftaran akun dan mengakses DJP Online. Dengan e-FIN juga, wajib pajak bisa melakukan e-Filing atau pelaporan SPT secara online.

Apa Itu e-FIN?

Apa Itu e-FIN?
Apa Itu e-FIN?

Bagi masyarakat yang baru mengenal sistem perpajakan online pastinya masih belum familiar dengan istilah e-FIN. e-FIN merupakan sebuh singkatan dari Electronic Filing Identification Number yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perpajaka sebagai nomor identifikasi.

Wajib pajak hanya perlu mendapatkan e-FIN ini sekali karena dengan satu nomor berlaku untuk selamanya.

Manfaat e-FIN

Ada banyak manfaat yang diberikan oleh e-FIN. Namun secara garis besar, kehadiran e-FIN sudah banyak membantu dalam mempermudah proses yang berhubungan dengan perpajakan.

Adanya e-FIN memungkinkan seorang wajib pajak untuk mengakses sistem atau aplikasi perpajakan online. Proses pelaporan pembayaran pajak, SPT Masa dan Tahunan bisa dilakukan tanpa harus melakukan antrian.

Dengan memiliki e-FIN, kerahasiaan data yang dikirimkan ke dalam sistem pajak akan terjaga. Ini dikarenakan e-FIN menjadi salah satu alat untuk autentifikasi yang mampu mengenkripsi data.

Manfaat terakhir dari e-FIN pajak adalah menghemat waktu pengisian data perpajakan. Semua data yang pernah dimasukkan ke dalam sistem akan terekam.

Sehingga, untuk pelaporan pajak di tahun yang akan datang tidak perlu mengisi data dari awal lagi. Cukup tambahkan saja yang belum tercantum atau terekam dalam sistem.

BACA JUGA : Mengenal Fungsi dan Cara Membuat Akun DJP Online

Cara dan Persyaratan untuk Mendapatkan e-FIN

Cara dan Persyaratan untuk Mendapatkan e-FIN
Cara dan Persyaratan untuk Mendapatkan e-FIN

Seseorang bisa mendapatkan e-FIN dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat. Formulir pengajuan e-FIN sendiri bisa diperoleh dengan mengunduhnya langsung di situs perpajakan tanpa harus menunggu diberi formulir ketida di KPP.

Selain formulir, ada beberapa berkas dokumen yang perlu dipersiapkan. Untuk e-FIN suatu badan dan perseorang ada sedikit perbedaan persyaratan dokumen.

Untuk mendapatkan e-FIN pribadi atau perseorangan, dokumen yang perlu dikumpulkan adalah fotokopi atau salinan dari KTP atau tanda pengenal lainnya seperti KITAS/KITAP bagi WNA dan kartu NPWP saja.

Sertakan juga kartu identitas dan kartu NPWP aslinya. Sedangkan dokumen yang harus dipersiapkan oleh suatu badan cukup banyak.

Berkas-berkas persyaratan pengajuan e-FIN pajak suatu badan terdiri dari kartu NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar dari wajib pajak badan.

Kemudian NPWP dari nama pengurus badan tersebut beserta kartu identitasnya. Sertakan juga surat kuasa atas penunjukkan pengurus yang mewakili badan yang akan didaftarkan e-FIN.

Jika kantor cabang yang akan didaftarkan maka dokumen yang harus dipersiapkan hampir mirip dengan pengajuan e-FIN untuk badan di kantor utama.

Hal yang membedakannya adalah pada pembuatan e-FIN kantor cabang, yang mengajukan harus menyertakan surat pengangkatan pimpinan kantor cabang.

Ketika sudah mendapatkan e-FIN ini maka baik pribadi maupun badan tidak boleh sembarangan membocorkan e-FIN demi menjaga keamanan dan kerahasiaan.

Cara Aktivasi e-FIN Pajak

Ketika semua persyaratan sudah terpenuhi dan dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia, maka bawa kelengkapan tersebut ke Kantor Pengurusan Pajak atau KPP terdekat.

Jika formulir telah diunduh dan diisi sebelumnya maka proses pengajuan tidak akan lama dan e-FIN bisa langsung didapatkan. Jika sudah mendapatkan e-FIN saatnya untuk mengaktivasi nomor tersebut.

Untuk mengaktivasi e-FIN pajak maka harus masuk ke situs OnlinePajak. Kemudian pilih Pengaturan yang berada di sudut kanan atas. Klik pengaturan e-FIN kemudian pilih untuk mendaftarkan e-FIN badan.

Masukkan nomor e-FIN yang sudah dimiliki lalu klik Daftar e-FIN. Ketika pendaftaran berhasil maka akan mendapatkan email untuk aktivasi. Klik link tersebut untuk menyelesaikan aktivasi dan bisa melakukan e-Filing.

Aktivasi untuk e-FIN pribadi tidak terlalu berbeda langkahnya hanya perlu mengikuti langkah yang ditunjukkan.

Ketika mendapatkan email konfirmasi aktivasi, Anda akan mendapatkan password sementara. Password ini bisa diganti sesuai dengan yang mudah Anda hapal.

Jika menemui kendala saat akan melakukan aktivasi e-FIN pajak maka segera laporkan ke tim support OnlinePajak. Sertakan nomor NPWP, nomor e-FIN serta screenshot notifikasi gagal pendaftaran. Semakin cepat diselesaikan semakin baik.