Cara Melaporkan SPT Pajak Online, Lengkap dengan Syaratnya

Cara Melaporkan SPT Pajak Online, Lengkap dengan Syaratnya
Cara Melaporkan SPT Pajak Online, Lengkap dengan Syaratnya

Melaporkan SPT  pajak online lebih mudah daripada datang ke kantor pajak, syaratnya sama yaitu KTP, NPWP, EFIN, bukti potong pajak, dan daftar penghasilan.

Wajib pajak perorangan wajib melaporkan SPT sebelum jatuh tempo yaitu pada 31 maret pada setiap tahunnya.

Cara pelaporan pajak yang dilakukan bisa dengan langsung mendatangi kantor pajak terdekat atau melalui e-filling. Sistem baru ini memungkinkan Anda untuk melakukan pelaporan pajak online.

Apa Itu E-filing?

Apa Itu E-filing?
Apa Itu E-filing?

Seperti yang sudah disinggung di atas, e-filing adalah sistem pelaporan SPT secara online. Cara ini bertujuan untuk memudahkan mereka yang sibuk dan tidak bisa mengunjungi kantor pajak secara langsung.

Sistem yang sebenarnya mulai dirintis sejak 2007 ini setiap tahunnya terus mengalami peningkatan pengguna. Hal ini terbukti dengan peringkat EODB indonesia yang melesat dari 91 naik 19 peringkat menjadi 72 pada 2017 lalu.

Layanan ini sudah mencakup semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh para wajib pajak. Koordinasi yang terjadi pada sistem e-filling menggunakan sistem terpusat, sehingga tidak perlu melakukan pelaporan berkali-kali. Semuanya beres hanya dalam satu aplikasi saja.

Cara Pelaporan Pajak Online

Cara Pelaporan Pajak Online
Cara Pelaporan Pajak Online

Cara lapor pajak online sangatlah mudah, semuanya dilakukan melalui website resmi di pajak.go.id. Bagi yang sudah memiliki akun dan belum caranya sama saja, hanya perbedaannya yang belum memiliki akun wajib mendaftar dahulu.

Di bawah ini merupakan urutan cara mendaftar djp online SPT tahunan 2020 terbaru. Silahkan disimak bagaimana tata cara mendaftarkan akun guna melakukan pembayaran pajak secara online berikut ini:

  • Membuka situs resmi di djponline.pajak.go.id
  • Selanjutnya bagi yang belum memiliki akun maka wajib mendaftar terlebih dahulu
  • Isikan nomor wajib pajak yang tertera pada kartu
  • Masukan nomor E-FIN dengan benar
  • Isikan kode keamanan
  • Isi formulir identitas
  • Verifikasi Email

Setelah mendaftarkan akun, selanjutnya tinggal melakukan pelaporan dan pembayaran pajak dengan sistem e-billing. Silahkan disimak bagaimana cara pelaporan dan pembayarannya di bawah ini:

  • Buka DJP online dan login
  • Pilih menu bayar
  • Pilih menu e-billing
  • Tunggu surat setoran elektronik muncul
  • Isi surat tersebut mulai dari identitas hingga jenis setoran
  • Pilih menu “Buat Tombol Billing”
  • Tunggu kode billing keluar

Kode billing ini nantinya yang akan digunakan sebagai kode untuk membayar pajak. Di dalam kode billing sudah tertulis informasi berapa banyak pajak yang harus dibayarkan.

Sangat mudah bukan melakukan pelaporan dan pembayaran pajak lewat DJP online pajak 2020?

BACA JUGA : Panduan Menggunakan Sistem Online SSE Pajak dari DJP

Syarat Melakukan Pelaporan Pajak Secara Online

Untuk bisa melakukan pelaporan pajak secara online dengan mudah menggunakan e-filling, ada syarat yang harus dipenuhi.

Berikut syarat-syaratnya, jangan sampai ada yang terlewat, ya.

  1. Kartu identitas, Anda bisa menggunakan KTP, dan Paspor untuk warga Indonesia. Sementara untuk warga asing menggunakan KITAP atau KITAS untuk pelaporannya.
  2. Memiliki NPWP, berarti Anda terbukti sebagai wajib pajak yang harus melaporkan pajaknya. NPWP ini berlaku sebagai kartu identitas, hanya saja khusus bagi para wajib pajak.
  3. Mempunyai E-FIN, hal ini sangat penting bagi wajib pajak karena E-FIN mengamankan data pelaporan pajak Anda. Dengan begini informasi pribadi Anda tidak akan tersebar ke pihak manapun.

Cara mendapatkan E-FIN, sementara ini masih harus mengunjungi kantor pajak secara langsung. Di sana Anda akan diminta untuk mengisi formulir yang dibutuhkan. Untuk membuat E-FIN wajib memiliki KTP atau KITAP dan KITAS, serta NPWP dan email aktif.

  1. Memiliki bukti potong pajak, bukti ini berfungsi untuk mengawasi pajak yang sudah dipotong dalam SPT.
  2. Menyiapkan daftar penghasilan, daftar ini merupakan penghasilan terbaru dilengkapi dengan daftar jumlah harta bila ada.

Cara Mendapatkan Bukti Potong Pajak

Masih di laman pajak yang sama, kita kini berpindah menu E-Bupot. Menu ini berfungsi untuk mencatat semua bukti potongan pajak yang ada.

Tentunya agar bisa mengisi E-Bupot Anda harus mengerti mana yang terkena pajak dan mana yang tidak. Data ini diisikan setiap bulannya, dan nanti diakumulasikan pada akhir tahun.

Cara Setor Pajak

Cara Setor Pajak
Cara Setor Pajak

Apabila semua syarat sudah terpenuhi, dan data perpajakan serta berapa total yang harus dibayarkan keluar, tinggal setor saja. Pembayaran ini bisa melalui ATM, Internet Banking, sampai Mobile Banking.

Untuk cara bagaimana setor melalui ATM, Internet Banking, atau Mobile Banking, sama saja pilihannya, seperti berikut :

  • Masukan kartu ATM atau login pada akun
  • Cari menu bayar/beli
  • Pilih penerimaan negara
  • Pilih Pajak
  • Ketikan kode billing yang didapatkan
  • Cek ulang kode billing
  • Konfirmasi nominal yang dibayarkan dan tujuan pembayaran
  • Selesai

Sangat mudah bukan untuk melakukan pembayaran pajak Anda secara online?

Jadi, jangan sampai terlambat untuk mengisi formulir SPT tahunan Anda dan segera bayarkan pajak. Membayar pajak sama artinya dengan kita memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Semoga informasi mengenai cara membayar pajak online pribadi bisa bermanfaat.

Jangan lupa juga ya, untuk melengkapi semua persyaratannya agar pembayaran pajak berjalan lancar. Apabila menemui kesulitan selama proses berlangsung, jangan sungkan untuk menghubungi kantor pajak terdekat.