Bidikmisi Diubah Jadi KIP Kuliah, Ini Cara Pendaftarannya

Bidikmisi
Bidikmisi

Mulai tahun 2020, beasiswa Bidikmisi diubah sistemnya menjadi KIP Kuliah. Bagaimana prosedur pendaftarannya?

Beasiswa Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah untuk siswa kurang mampu, tetapi berprestasi.

Bantuan Pendidikan ini disalurkan melalui Ditjen Pendidikan Tinggi. Jadi, orang yang berhak menerima beasiswa ini adalah dari kalangan tidak mampu yang berhasil lolos ke perguruan tinggi.

Program beasiswa Bidikmisi sudah mulai dijalankan sejak tahun 2010. Kemudian, mulai tahun 2020, beasiswa ini diubah namanya menjadi KIP Kuliah.

Secara persyaratan dan prosedur pendaftaran, Bidikmisi dengan KIP Kuliah tidak memiliki perbedaan yang amat mencolok.

Syarat Pendaftaran Bidikmisi dan KIP Kuliah

Syarat Pendaftaran Bidikmisi dan KIP Kuliah

Dari situs resmi Ristekdikti, ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi oleh para pendaftar. Untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh, berikut adalah syarat bidikmisi yang perlu Anda tahu.

  1. Terdaftar sebagai siswa SMA sederajat yang lulus pada tahun yang sama dan mempunyai NISN atau NPSN di PDSPK.
  2. Lulusan tahun sebelumnya boleh mendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  3. Maksimal berusia 21 tahun pada saat mendaftar.
  4. Tergolong siswa tidak mampu dilihat dari sisi ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan KIP.
  5. Pendidikan orang tua atau wali maksimal S1 atau D4.
  6. Mempunyai potensi akademik yang baik berdasarkan rekomendasi dari sekolah,
  7. Memilih salah satu PTN atau PTS dengan beberapa ketentuan.

Persyaratan di atas masih sejajar dengan persyaratan KIP Kuliah. Secara umum, persyaratan pendaftaran KIP Kuliah adalah sebagai berikut.

Pertama, pendaftar merupakan siswa tingkat SMA, SMK, MA, atau yang sederajat yang akan segera lulus pada tahun ini atau paling lama dua tahun yang lalu.

Kedua, mempunyai kemampuan akademik yang baik tetapi dalam keadaan ekonomi yang terbatas. Poin kedua ini dibuktikan melalui dokumen yang sah.

Ketiga, peserta dinyatakan lulus seleksi PMB serta diterima di PTN ataupun PTS dengan prodi pilihan terakreditasi A atau B. Prodi dengan Akreditasi C dimungkinkan dengan mempertimbangkan beberapa hal tertentu.

Prosedur Pendaftaran Bidikmisi

Prosedur Pendaftaran Bidikmisi

Sebelumnya, prosedur pendaftaran beasiswa ini dibagi menjadi dua, yakni mendaftar secara langsung atau melalui sekolah. Untuk siswa yang bukan penerima KIP Sekolah, mereka wajib mendaftar dulu ke sekolah untuk direkomendasikan.

Kemudian, pihak sekolah akan memasukkan data siswa yang direkomendasikan ke laman Bidikmisi atau laman LTMPT.

Setelah mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses, siswa bisa melanjutkan proses pendaftaran dengan menyelesaikan semua isian di laman Bidikmisi.

Hal yang sama juga dilakukan pada siswa penerima KIP. Mereka bisa langsung melengkapi form pendaftaran di LTMPT.

Setelah proses pendaftaran selesai, siswa akan melanjutkan proses pendaftaran bidikmisi dengan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Untuk lebih lengkapnya, lihat alur pendaftaran yang diperoleh dari laman resmi LTMPT.

Prosedur Pendaftaran KIP Kuliah

Tidak berbeda jauh dengan pendaftaran Bidikmisi, siswa yang memegang KIP bisa langsung melakukan pendaftaran secara mandiri melalui website resmi KIP Kuliah. Simak prosedur lengkapnya berikut ini.

  1. Buka laman resmi Sistem KIP Kuliah
  2. Saat melakukan pendaftaran, masukkan NIK, NISN, NPSN, serta email yang aktif dan valid.
  3. Anda akan diminta memasukkan Nomor Induk Kependidikan, NISN, serta NPSN. NIK ini dipakai untuk mendapatkan informasi terkait kondisi sosial ekonomi di program DTKS dari Kemensos. Siswa yang belum terdaftar di data tersebut harus terlebih dahulu melengkapi data-data ekonomi serta aset.
  4. Apabila proses validasi berhasil, nomor pendaftaran serta kode akses akan dikirimkan ke alamat email yang tadi didaftarkan.
  5. Anda bisa langsung menyelesaikan prosedur pendaftaran dan juga memilih salah satu jalur seleksi yang diikuti.
  6. Siswa selanjutnya menyelesaikan prosedur pendaftaran melalui portal seleksi masuk PTN atau PTS sesuai dengan jalur seleksi yang tadi dipilih. Sebelum sistem KIP Kuliah resmi dibuka, Anda juga bisa melakukan pendaftaran di portal seleksi nasional seperti SNMPTN atau SNMPN terlebih dahulu. Nantinya akan ada proses sinkronisasi dengan skema host to host.
  7. Pendaftar yang sudah dinyatakan lulus di PTN atau PTS bisa melakukan verifikasi lanjutan melalui pihak Perguruan Tinggi sebelum nantinya diusulkan menjadi mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah.

Pembiayaan yang Diberikan KIP Kuliah

Pembiayaan yang Diberikan KIP Kuliah

Untuk mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus sebagai penerima KIP Kuliah, KIP Kuliah akan memberikan berbagai pembiayaan. Pertama, semua proses pendaftaran KIP Kuliah melalui web tidak dipungut biaya apa pun.

Selanjutnya, mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah juga tidak dibebankan biaya pendidikan alias gratis.

Terakhir, ada subsidi sebesar Rp700.000 per bulan untuk biaya hidup. subsidi tersebut akan disesuaikan kembali dengan besar biaya hidup masing-masing daerah.

Bantuan pendidikan yang diberikan oleh KIP Kuliah ini lebih tinggi dibandingkan dengan beasiswa sebelumnya. Keduanya sama-sama membebaskan biaya Pendidikan.

Pada tahun 2019 lalu, besaran dana subsisi bidikmisi adalah Rp650.000. KIP Kuliah memberikan subsidi biaya Pendidikan lebih tinggi, yakni Rp700.000.

Demikian adalah penjelasan lengkap mengenai bidikmisi yang sudah diganti menjadi KIP Kuliah. Untuk informasi lebih lengkap dan akurat, Anda bisa mengunjungi situs web resmi KIP Kuliah.

Semua informasi yang dijelaskan di sini sudah didasarkan pada informasi terbaru yang ada di web resmi KIP Kuliah. Semoga penjelasan ini bermanfaat!